Padang Pariaman, Sumbarzone.com — Panitia Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, resmi menetapkan dua kandidat yang akan bertarung dalam Pemilihan Wali Nagari periode 2026–2034, Minggu (3/5/2026).
Rapat penetapan calon yang digelar di Kantor Wali Nagari Sungai Buluah Utara tersebut berlangsung tertib dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat nagari, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, hingga tamu undangan lainnya.
Selain penetapan calon, panitia juga melaksanakan pengambilan nomor urut sebagai bagian dari tahapan Pilwana yang akan berlanjut menuju masa kampanye dan pemungutan suara pada 27 Juni 2026 mendatang.
Kontestasi kali ini menghadirkan dua nama yang siap bersaing memperebutkan amanah sebagai Wali Nagari Sungai Buluah Utara untuk delapan tahun ke depan.
Salah satu kandidat yang resmi ditetapkan adalah M. Nur Caniago, sosok muda berusia 29 tahun yang maju membawa gagasan pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat dan pemerintahan modern.
Kehadiran figur muda dalam Pilwana kali ini dinilai memberi warna baru dalam dinamika demokrasi tingkat nagari, terlebih dengan meningkatnya harapan masyarakat terhadap lahirnya kepemimpinan yang inovatif, terbuka, dan dekat dengan generasi muda.
Usung Visi Nagari Sejahtera dan Nyaman untuk Semua
Dalam kontestasi ini, M. Nur Caniago mengusung visi “Nagari Sejahtera, Nyaman untuk Semua.” Sebuah gagasan yang menitikberatkan pada pembangunan nagari yang berorientasi pada kesejahteraan ekonomi, pelayanan publik yang baik, serta lingkungan sosial yang nyaman bagi seluruh warga.
Menurut M. Nur Caniago, kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan melalui tiga pilar utama.
Pertama, penguatan kemandirian ekonomi di tingkat akar rumput melalui pemberdayaan UMKM, koperasi, BUMNag, dan pengembangan usaha produktif masyarakat.
Kedua, menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan, terutama kaum muda agar terlibat aktif dalam kemajuan nagari.
Ketiga, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan, dengan pelayanan publik yang terbuka, akuntabel, dan memanfaatkan teknologi digital.
Ia menilai, pembangunan nagari tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata, melainkan harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat.
“Kalau ekonomi masyarakat tumbuh, pemuda bergerak, dan pemerintahan berjalan bersih, maka nagari akan lebih cepat maju,” ujarnya.
Soroti Pendidikan, UMKM hingga Digitalisasi
Selain tiga fokus utama tersebut, M. Nur Caniago juga membawa sejumlah gagasan strategis yang tercantum dalam visi-misinya. Di antaranya program beasiswa pendidikan, penguatan sektor pertanian dan peternakan, pengembangan BUMNag profesional, peningkatan layanan kesehatan masyarakat, hingga digitalisasi layanan nagari.
Salah satu program yang cukup menarik perhatian adalah konsep Nagari Digital Hub, yakni pusat kegiatan digital untuk pengembangan UMKM, promosi potensi nagari, pelatihan anak muda, serta modernisasi pelayanan pemerintahan berbasis teknologi.
Selain itu, ia juga menyoroti potensi pengembangan agrowisata nagari sebagai sumber ekonomi baru berbasis pertanian, peternakan, dan potensi alam lokal.
Dengan telah ditetapkannya dua kandidat, masyarakat Sungai Buluah Utara kini menantikan tahapan Pilwana selanjutnya hingga hari pencoblosan pada 27 Juni mendatang.
Warga berharap seluruh proses demokrasi di tingkat nagari tersebut berjalan damai, tertib, dan menghasilkan pemimpin terbaik yang mampu membawa Sungai Buluah Utara menjadi nagari yang maju, nyaman, dan sejahtera untuk semua.













