Senin, Desember 1, 2025
  • Login
Sumbarzone
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
Sumbarzone
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Kolom & Opini
Home Travel Pariwisata & Kuliner

Sate Padang: Mengenal Lezatnya Kuliner Sumatera Barat

Nabilah by Nabilah
10 Juni 2024
in Pariwisata & Kuliner
0
Sate Padang

Sate Padang

FacebookTwitter

Banyak orang mengenal nama Sate Padang, tapi tidak semua tahu asal-usulnya. Sate Padang berasal dari Sumatera Barat, sebuah daerah di pesisir barat Pulau Sumatra yang terkenal dengan kekayaan kulinernya. Meski namanya “Padang”, sebenarnya sate ini bukan hanya milik Kota Padang saja.

Ada beberapa daerah di Sumatera Barat yang punya gaya khas masing-masing, seperti Padang Panjang, Pariaman, dan Padang Kota. Inilah yang kemudian melahirkan tiga varian utama: Sate Padang Panjang dengan kuah kuning kental, Sate Pariaman dengan kuah merah pedas, dan Sate Padang Kota yang merupakan gabungan dari keduanya.

Dengan kata lain, Sate Padang adalah bagian dari warisan kuliner Minangkabau yang hidup di berbagai daerah, bukan hanya di ibu kota provinsinya saja. Dari Sumatera Barat, hidangan ini kemudian menyebar ke seluruh Indonesia, bahkan sampai ke mancanegara.

Sejarah Sate Padang

Sejarah Sate Padang cukup panjang dan menarik. Dahulu, sate ini bukanlah makanan kaki lima seperti sekarang, melainkan hidangan istimewa yang hanya disajikan pada acara besar: pesta pernikahan, acara adat, hingga jamuan keluarga besar.

Daging sapi, lidah, atau jeroan dipotong kecil-kecil, ditusukkan ke bambu, lalu disiram kuah kental penuh rempah. Setiap tusuk sate kala itu punya makna: bukan hanya makanan, tapi simbol kebersamaan dalam perayaan.

Seiring berjalannya waktu, terutama karena budaya merantau orang Minang, Sate Padang ikut “keluar kampung” dan dikenalkan ke berbagai daerah di Indonesia. Perantau Minang membuka warung hingga gerobak sate di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, hingga Surabaya.

Dari sinilah Sate Padang menjelma menjadi salah satu kuliner jalanan paling populer di Nusantara. Kini, kita bisa menemukan gerobak Sate Padang hampir di setiap sudut kota, lengkap dengan asap sate yang mengepul di pinggir jalan.

Keunikan Rasa dan Cara Memasak

Apa yang membuat Sate Padang berbeda dari sate lainnya? Jawabannya ada pada kuah kental berempah. Kalau sate Madura terkenal dengan bumbu kacang, maka Sate Padang justru memakai kuah yang dibuat dari kaldu rebusan daging, tepung beras sebagai pengental, dan campuran rempah yang kompleks: kunyit, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, serai, ketumbar, jinten, hingga daun kunyit. Kuah inilah yang memberi warna kuning atau merah, tergantung daerah asalnya.

Daging yang dipakai pun bervariasi. Lidah sapi sering jadi pilihan utama karena teksturnya empuk, tapi ada juga yang menggunakan jeroan seperti usus atau jantung.

Semua dipotong kecil, ditusukkan ke bambu, lalu dibakar sebentar di atas arang sebelum disiram kuah panas. Hasilnya adalah paduan rasa gurih, pedas, dan harum rempah yang sulit ditolak.

Sate Padang biasanya disajikan di atas piring yang dilapisi daun pisang, disiram kuah panas hingga sate hampir tenggelam, lalu ditaburi bawang goreng dan kerupuk emping.

Sebagai pelengkap, ada sambal lado hijau khas Minang yang menambah pedas menyengat. Sajian ini makin lengkap kalau disantap bersama ketupat atau nasi putih hangat. Cara makannya sederhana, tapi sensasi rasanya luar biasa.

Dari Sumatera Barat ke Dunia

Kini, Sate Padang tidak hanya populer di Indonesia. Di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, banyak restoran Minang yang menyajikan sate ini. Bahkan di Belanda, warisan kuliner perantau Minang juga ikut menghadirkan Sate Padang di beberapa restoran Indonesia. Dari sini kita bisa melihat bahwa Sate Padang bukan sekadar makanan daerah, melainkan sudah menjadi bagian dari kuliner global.

Jadi, jika ada yang bertanya “Sate Padang berasal dari mana?”, jawabannya adalah dari Sumatera Barat dengan akar budaya Minangkabau yang kuat. Dan kalau bicara soal sejarah Sate Padang, ia berawal dari hidangan istimewa di acara adat hingga akhirnya berkembang menjadi kuliner jalanan populer yang mendunia.

Kuah kentalnya yang kaya rempah, daging empuknya yang dibakar di atas arang, serta suasana makan yang sederhana tapi hangat, menjadikan Sate Padang bukan hanya makanan, melainkan bagian dari cerita budaya yang tak lekang oleh waktu.

ShareTweet
Previous Post

Perkawinan Pantang: Larangan Nikah Sesuku Di Minangkabau

Next Post

Mengenal Batusangkar: Kota Budaya Yang Bersejarah

Nabilah

Nabilah

Next Post
Istano Basa Pagaruyung di Batusangkar

Mengenal Batusangkar: Kota Budaya Yang Bersejarah

Ampiang Dadiah (Foto: Istimewa)

Ampiang Dadiah: Kuliner Khas Minangkabau

Jembatan Siti Nurbaya Disinari Lampu

Jembatan Siti Nurbaya: Legenda dan Spot Instagramable

Mumu Kopi

MUMU KOPI: Tempat Nongkrong Favorit di Dekat Kampus UNP

Keindahan Pantai di Kota Padang

6 Pantai di Kota Padang dengan Pesona Paling Menggoda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sumber: Instagram @eriksonjkambari

Kreativitas dalam Seni Tradisional Minangkabau

4 Mei 2025
Rangkayo Rajo Sampono, Pucuk Adat Nagari Katapiang saat memberi sambutan pada acara Pekan Budaya Nagari Katapiang Baghalek Gadang

Pemekaran Padang Pariaman Selatan Kian Dekat, Panitia Tunggu SK untuk Deklarasi

21 Agustus 2025
Mumu Kopi

MUMU KOPI: Tempat Nongkrong Favorit di Dekat Kampus UNP

17 November 2024

Kejadian Kebakaran Pasar Payakumbuh Hanguskan 300 Toko dan 250 Lapak

26 Agustus 2025
Bakso Lava Viral

Bakso Lava Viral di Kota Padang yang Mengguncang Lidah: Teras Kelapa

Air Terjun Nyarai

Keindahan Air Terjun Nyarai Gamaran: Surga Tersembunyi di Sumatera Barat

Danau Talang

Danau Talang: Destinasi Wisata Alam Indah di Sumatera Barat

Di bawah langit jingga, Istano Basa Pagaruyung bercerita tentang sejarah, kemegahan, dan keabadian budaya. (Foto: @rudyci2016)

Fakta Sejarah Istano Basa Pagaruyung

Wabup Padang Pariaman Serahkan Tali Asih kepada 70 Veteran di Hari Pahlawan ke-80

10 November 2025
Wali Kota Padang - Fadly Amran

Wali Kota Padang Tekankan Kontribusi Anak Bangsa di Hari Pahlawan 2025

10 November 2025
Humas UNP

UNP Gelar Peringatan Hari Pahlawan di Lobby Rektorat Akibat Hujan

10 November 2025

Harmoni Sinergi dan Inovasi Mahasiswa di Ulang Tahun IDI ke-75

29 Oktober 2025

Berita Terkait

Wabup Padang Pariaman Serahkan Tali Asih kepada 70 Veteran di Hari Pahlawan ke-80

10 November 2025
Wali Kota Padang - Fadly Amran

Wali Kota Padang Tekankan Kontribusi Anak Bangsa di Hari Pahlawan 2025

10 November 2025
Humas UNP

UNP Gelar Peringatan Hari Pahlawan di Lobby Rektorat Akibat Hujan

10 November 2025

Harmoni Sinergi dan Inovasi Mahasiswa di Ulang Tahun IDI ke-75

29 Oktober 2025
  • Home
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Hubungi Kami: +62 877-3827-4008

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In