SUMBARZONE.COM — Dalam adat Minangkabau, wilayah Tiku Pariaman bukan sekadar daerah pesisir biasa. Ia menyandang gelar terhormat sebagai Rantau Rajo Alam. Namun, tahukah Anda siapa sosok “Rajo Alam” pertama yang menanamkan kekuasaannya di sana jauh sebelum era Pagaruyung modern?
Banyak catatan kontemporer yang hanya memulai sejarah Tiku Pariaman pasca-kekuasaan Aceh atau era Sultan Ahmadsyah (1680 M). Padahal, jika kita menggali lebih dalam ke narasi Tambo, sosok yang pertama kali menetapkan wilayah ini sebagai Rantau adalah sang maestro adat sendiri: Datuak Katumanggungan.
Fakta Menarik di Balik Sejarah Tiku Pariaman:
Pionir di Pesisir: Jauh sebelum wilayah ini bernama Tiku Pariaman, Datuak Katumanggungan telah menginjakkan kaki saat daerah tersebut masih bernama Sungai Solok dan Batang Teranjur. Beliau menetap, menikah dengan Puti Samputi, dan memiliki putra bernama Katik Intan yang kemudian menjadi Raja di sana.
Kaitan dengan Anggun Nan Tongga: Tokoh legendaris Anggun Nan Tongga Magek Jabang ternyata adalah cucu dari Datuak Katumanggungan. Inilah sebabnya Pariaman memegang peranan penting dalam menjaga “Barang Pusaka Adat dan Limbago”.
Jalur Migrasi dari Darek: Sejarah mencatat arus migrasi besar dari Luhak Agam melalui Malalak (yang disebut sebagai Janjang atau tangga IV Koto) menuju pesisir. Rombongan Niniak Datuak Tumangguang Putiah (cicit Datuak Katumanggungan) adalah salah satu penggerak utama pembukaan nagari-nagari di wilayah ini.
Status Istimewa: Berbeda dengan rantau lainnya, Tiku Pariaman adalah wilayah pertama yang menggabungkan diri ke dalam Alam Minangkabau setelah Luhak Nan Tigo. Hal ini terjadi saat Datuak Katumanggungan masih berdaulat di Kerajaan Bungo Setangkai.
Sejarah ini mengingatkan kita bahwa Tiku Pariaman memiliki kedudukan “tua” dan strategis. Ia bukan sekadar wilayah taklukan, melainkan bagian inti dari perluasan kedaulatan adat Minangkabau sejak masa awal. Nama “Rantau Rajo Alam” adalah penghormatan abadi bagi jejak langkah Datuak Katumanggungan di pesisir barat.
Sumber: Mozaik Minang – “Rajo Alam Pertama di Rantau Tiku Pariaman”
#TikuPariaman #RajoAlam #DatuakKatumanggungan #SejarahMinangkabau #TamboMinang #PesisirBarat #Pariaman #AnggunNanTongga #Pagaruyung #BudayaMinang













