Padang Pariaman, Sumbarzone.com — Pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersama unsur TNI–Polri melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Korong Asam Pulau, Nagari Aunduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan ini menandai dimulainya percepatan pemulihan pascabencana, khususnya penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak setelah masa tanggap darurat berakhir.
Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Barat, Sekretaris Utama (Sestama) Republik Indonesia, Pangdam XX/Tib, Kapolda Sumatera Barat, serta Bupati Padang Pariaman, dan turut disaksikan perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran unsur pimpinan pusat, daerah, serta aparat keamanan menunjukkan komitmen bersama dalam penanganan bencana dan pemulihan kehidupan warga.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Sestama RI Rustian, Gubernur Sumbar H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., Pangdam XX/Tib Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si., Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Dra. Andi Eviana, M.Si., Dandim 0308/Padang Pariaman Letkol Czi Nur Rahmat Khaeroni, S.Hub.Int., serta Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, S.I.K., M.Si.
Dalam sambutannya, para pejabat menegaskan bahwa pembangunan Huntara merupakan bagian dari strategi penanganan darurat sekaligus pemulihan pascabencana. Huntara diharapkan dapat menjadi tempat tinggal sementara yang aman, sehat, dan layak bagi warga sambil menunggu pembangunan hunian tetap.
Pemerintah juga memastikan dukungan logistik, penyediaan peralatan, serta pengamanan selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.
Masyarakat terdampak menyambut positif dimulainya pembangunan Huntara tersebut. Mereka berharap pembangunan berjalan lancar sehingga kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat segera pulih.
Dengan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta TNI–Polri, pemulihan wilayah Kayu Tanam diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.
















