Bukittinggi – Di tengah semangat Intermediate Training/LK2 (Latihan Kader 2) dan Kohati Special Training/LKK (Latihan Khusus Kohati) HMI Cabang Bukittinggi Tahun 2026, pengurus cabang, peserta LK2 dan LKK, serta tim pengelola dan panitia menggelar bakti sosial di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, dengan fokus utama pada trauma healing dan analisis sosial untuk mendukung dan mengawal pemulihan daerah terdampak bencana.
Lebih dari seratus peserta dari berbagai cabang HMI se-Indonesia turut andil dalam aksi kemanusiaan ini. Mereka bekerja sama melakukan pendampingan psikososial bagi warga yang masih trauma akibat bencana, sekaligus menganalisis kondisi sosial setempat guna mengawal langkah pemulihan berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat serta Ahmad Fauzi, selaku Walinagari turut menyambut hangat kehadiran tim dari LKK dan LK2 HMI Cabang Bukittingi.
Dari hasil pengumpulan data melalui wawancara yang dilakukan oleh kelompok-kelompok peserta terdapat beberapa temuan pada aspek ekonomi, sosial, dan infrastruktur.
“Untuk saat ini kami lebih membutuhkan bantuan modal usaha untuk membantu perekonomian, karena sawa-sawah walaupun ada sebagian kecil yang selamat, namun perairan sawah sudah mati total dan tidak memungkinkan untuk di garap.” ucap EM, Salah seorang warga.
Dalam wawancara lain juga terdapat masyarakat yang mengeluhkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan mereka sampai menjual beras-beras donasi menumpuk, hal ini juga mereka lakukan guna menjaga kualitas logistik donasi agar tetap dapat termanfaatkan.
Ahmad Fauzi, Walinagari Salareh Aia, juga memaparkan bahwa saat ini sudah 3 dari 7 jembatan sudah dipebaiki walau masih dengan status jematan darurat; Akomodasi masyarakat sudah aman secara keseluruhan; serta bantuan rumah tinggal dari pemerintah sudah berjalan sejak akhir minggu kedua pasca bencana.
“Untuk bantuan Rumah Per-KK sudah memasuki finishing dari pengerjaan huntara dan insya allah akan memasuki fase pengerjaan huntab” ucap Ahmad Fauzi, Walinagari Salareh Aia.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis HMI untuk mengawal tahap-tahap pemulihan pasca-bencana di wilayah tersebut.
Ahmad Zaky, selaku Ketua Umum HMI Cabang Bukittinggi Berharap melalui bakti sosial ini, tidak hanya memperkuat solidaritas internal organisasi, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata dalam pembangunan masyarakat. Terutama Kepada para kader-kader yang sedang melaksanakan kegiatan pelatihan organisasi.
















