Sumbarzone.com — Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Kunjungan ini didampingi Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan SDM, Budi Mulya, ST, M.Eng, dan diterima langsung oleh Dirjen Kawasan Permukiman, Dr. Fitrah Nur, ST, MT.
Dalam pertemuan itu, Bupati menyerahkan proposal permohonan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan penanganan kawasan kumuh.
“Kami menyampaikan empat usulan utama, yakni bantuan 1.800 unit rumah BSPS, 100 unit rumah khusus bagi masyarakat miskin di Nagari Kuranji Hilir, penanganan kawasan kumuh seluas lebih dari 51 hektar, dan bantuan prasarana, sarana, serta utilitas untuk perumahan yang sudah diverifikasi melalui aplikasi Sibaru,” ujarnya.
Kawasan kumuh yang diusulkan antara lain Kawasan Padang Toboh, Nagari Kuranji Hilir seluas 21,83 hektar, dan Kawasan Toboh Baru Toboh Gadang, Nagari Toboh Gadang Barat seluas 29,38 hektar.
Untuk bantuan PSU, Bupati menambahkan, “Perumahan Marlindo Green House, Marlindo Residence, dan Bumi Kasai Residence telah memenuhi kriteria readiness dan diverifikasi lapangan pada 2024.”
Dirjen Kawasan Permukiman menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan akan mempertimbangkannya untuk masuk dalam alokasi anggaran. Sebagai tindak lanjut, Bupati bersama Dirjen sepakat menugaskan Dinas Lingkungan Hidup, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DLHKPP) Padang Pariaman bersama tim teknis Ditjen Kawasan Permukiman untuk melengkapi administrasi teknis proposal.
Bupati menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Padang Pariaman mempercepat peningkatan kualitas perumahan masyarakat dan penanganan kawasan kumuh.
“Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar kebutuhan dasar perumahan layak di Padang Pariaman dapat terpenuhi,” pungkasnya.


















