Sabtu, Januari 31, 2026
  • Login
Sumbarzone
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
Sumbarzone
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Kolom & Opini
Home Berita Terkini Agam

“Badantuang Darah”: Kisah Dasril Bertemu Dua Anak Harimau di Palupuah, Agam

Redaksi by Redaksi
18/10/2025
in Agam
A A
0
FacebookTwitter

AGAM, SUMBARZONE.COM — Ketegangan luar biasa dialami Dasril (53), seorang petani asal Jorong Batu Gadang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Saat menebas rumput di sawahnya Minggu pagi (12/10/2025), ia tak menyangka bakal berhadapan langsung dengan dua ekor anak Harimau Sumatera dari jarak sangat dekat.

“Badantuang darah, jantuang badatak kancang,” ujar Dasril menggambarkan detik-detik menegangkan itu saat ditemui wartawan, Kamis (16/10/2025).
Ungkapan dalam bahasa Minang itu berarti darah terasa berdesir dan jantung berdebar kencang.

Menurut Dasril, kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, ia tengah menebas rumput di pinggir sungai kecil di samping sawahnya. Tak disangka, dua anak harimau muncul dari balik semak di seberang sungai yang hanya berjarak beberapa meter dari tempatnya berdiri. Lokasi sawah itu sendiri berada tak jauh dari ruas jalan lintas Bukittinggi–Medan.

“Saya kaget, harimaunya juga kaget. Kami saling pandang sebentar, lalu dua ekor itu langsung lompat ke bawah tebing sungai. Karena panik, saya pun lari ke arah pondok,” tutur Dasril sambil menunjukkan lokasi kejadian kepada wartawan.

Beberapa jam kemudian, petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar mendatangi lokasi untuk memastikan jejak keberadaan satwa dilindungi tersebut. Dari pengamatan di lapangan, ditemukan sejumlah jejak kaki harimau di tanah basah yang diduga milik dua anak harimau tersebut.

Sebelumnya, kemunculan harimau juga sempat dilaporkan oleh pengendara yang melintas di jalan Bukittinggi–Medan pada Sabtu malam.

Pihak BKSDA menduga, dua anak harimau yang terlihat oleh Dasril merupakan bagian dari kelompok yang sama dan tengah terpisah dari induknya.

Kepala BKSDA Sumbar melalui tim lapangan menyampaikan, pihaknya terus memantau pergerakan satwa ini menggunakan drone thermal serta memasang kamera jebak di sejumlah titik rawan di kawasan Palupuah.

“Kami imbau warga untuk tidak mendekat atau mencoba mengusir hewan ini. Harimau termasuk satwa yang sensitif terhadap gangguan,” ujar petugas.

Sementara itu, aktivitas warga sekitar Nagari Koto Rantang mulai dibatasi. Sebagian petani memilih tidak ke sawah hingga situasi benar-benar aman.

“Sejak kejadian itu, saya belum berani ke sawah sendirian,” ungkap Dasril.

BKSDA memastikan akan terus melakukan patroli dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap tenang namun waspada.

Kemunculan harimau di kawasan ini disebut sebagai indikasi bahwa habitat alami mereka di hutan sekitar Palupuah masih aktif dan menjadi jalur lintasan satwa besar tersebut.

ShareTweet
Previous Post

Simpanan Pemerintah di Bank Tembus Rp 1.026 Triliun, Tertinggi di 2025

Next Post

Harmoni Sinergi dan Inovasi Mahasiswa di Ulang Tahun IDI ke-75

Redaksi

Redaksi

Next Post

Harmoni Sinergi dan Inovasi Mahasiswa di Ulang Tahun IDI ke-75

Humas UNP

UNP Gelar Peringatan Hari Pahlawan di Lobby Rektorat Akibat Hujan

Wali Kota Padang - Fadly Amran

Wali Kota Padang Tekankan Kontribusi Anak Bangsa di Hari Pahlawan 2025

Wabup Padang Pariaman Serahkan Tali Asih kepada 70 Veteran di Hari Pahlawan ke-80

Tumpukan kayu hanyut bekas banjir bandang Padang (foto:doc.Pribadi)

Bencana di Sumatra: Potret Kelam Homo Economicus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPRD Kota Pariaman bersama Forkopimda dan pimpinan OPD mengikuti rapat paripurna penetapan Perda APBD-P TA 2025. (Dok: Pemko Pariaman)

DPRD dan Pemko Pariaman Tetapkan Perda APBD-P TA 2025

20 Agustus 2025
Sumber: Instagram @eriksonjkambari

Kreativitas dalam Seni Tradisional Minangkabau

4 Mei 2025
Rangkayo Rajo Sampono, Pucuk Adat Nagari Katapiang saat memberi sambutan pada acara Pekan Budaya Nagari Katapiang Baghalek Gadang

Pemekaran Padang Pariaman Selatan Kian Dekat, Panitia Tunggu SK untuk Deklarasi

21 Agustus 2025
Kegiatan Psychological First Aid, Gerakan Pendampingan Psikososial Kolaborasi Antar Komunitas (Foto: Muhammad N. Chaniago/Sumbar Zone)

Kolaborasi Komunitas Hadirkan Ruang Aman Psikososial untuk Anak Penyintas Bencana di Padang

14 Desember 2025
Bakso Lava Viral

Bakso Lava Viral di Kota Padang yang Mengguncang Lidah: Teras Kelapa

Air Terjun Nyarai

Keindahan Air Terjun Nyarai Gamaran: Surga Tersembunyi di Sumatera Barat

Danau Talang

Danau Talang: Destinasi Wisata Alam Indah di Sumatera Barat

Di bawah langit jingga, Istano Basa Pagaruyung bercerita tentang sejarah, kemegahan, dan keabadian budaya. (Foto: @rudyci2016)

Fakta Sejarah Istano Basa Pagaruyung

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026

Berita Terkait

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026
  • Home
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Hubungi Kami: +62 877-3827-4008

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In