Sabtu, Januari 31, 2026
  • Login
Sumbarzone
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
Sumbarzone
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Kolom & Opini
Home Berita Terkini Pasaman

Andre Rosiade Jelaskan Kendala Pembangunan Jembatan dan Jalan di Pasaman

Redaksi by Redaksi
19/01/2026
in Pasaman
A A
0
Andre Rosiade di Pasaman (Foto: Dok Ist)

Andre Rosiade di Pasaman (Foto: Dok Ist)

FacebookTwitter

PASAMAN | SUMBARZONE.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menjelaskan alasan pembangunan jembatan dan jalan penghubung Jorong Lanai Hilir dengan Jorong Batang Kundur, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, hingga kini belum terealisasi.

Andre menegaskan, keterlambatan pembangunan tersebut bukan disebabkan oleh ketiadaan anggaran atau lambannya respons pemerintah pusat, melainkan masih adanya sejumlah persyaratan administrasi dan perizinan di tingkat daerah yang belum tuntas.

“Kami jelaskan, keterlambatan itu karena sejumlah persyaratan administrasi dan perizinan di tingkat daerah yang masih berproses, seperti dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), kesiapan lahan, serta izin pinjam pakai kawasan hutan lindung,” kata Andre Rosiade saat berada di Rao, Pasaman, Minggu (18/1/2026).

Pembangunan jembatan dan jalan penghubung tersebut sebelumnya mencuat ke perhatian publik setelah viralnya aksi seorang bidan, Dona Lubis, yang harus menyeberangi sungai untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Peristiwa itu mendapat perhatian Presiden RI Prabowo Subianto yang kemudian menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menangani persoalan infrastruktur di wilayah tersebut.

Sebagai tindak lanjut instruksi Presiden, Andre Rosiade bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi meninjau langsung lokasi jembatan pada Rabu (13/8/2025). Rombongan menempuh perjalanan sekitar enam jam dari Kota Padang, termasuk dua jam menggunakan sepeda motor karena akses jalan yang terbatas.

Andre menjelaskan bahwa dari sisi pemerintah pusat, seluruh kebutuhan pembangunan jembatan gantung Pasaman telah siap. Anggaran melalui Kementerian PU, Direktorat Jenderal Bina Marga, serta Balai Jalan Nasional telah tersedia, termasuk desain teknis jembatan yang direncanakan menjadi akses vital penghubung dua jorong tersebut.

“Kalau dari pusat, anggaran dan desain sudah siap. Tapi ada tahapan administrasi dan perizinan yang wajib diselesaikan di daerah. Ini penting agar pembangunan tidak melanggar aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Andre.

Ia menambahkan, lokasi pembangunan jembatan berada di kawasan hutan lindung sehingga membutuhkan izin pinjam pakai kawasan hutan dari pemerintah pusat, selain penyelesaian dokumen AMDAL dan kesiapan lahan oleh pemerintah daerah.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, Andre juga menyoroti perlunya normalisasi Sungai Batang Sumpur yang selama puluhan tahun menjadi penyebab banjir tahunan di Kabupaten Pasaman. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan akan menjadwalkan pertemuan lanjutan bersama pemerintah daerah untuk membahas dukungan anggaran dan teknis pelaksanaan.

Di sektor infrastruktur dasar lainnya, Andre mendorong Pemerintah Kabupaten Pasaman segera mengajukan proposal pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM pascabencana. Menurutnya, pemerintah pusat memiliki alokasi anggaran hingga hampir Rp2 triliun yang dapat dimanfaatkan daerah sepanjang seluruh persyaratan administrasi dipenuhi.

Sementara itu, Bupati Pasaman Welly Suheri menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Andre Rosiade terhadap pembangunan infrastruktur di daerahnya. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung yang juga dikenal sebagai Jembatan Dona terkendala faktor lingkungan karena berada di kawasan hutan lindung.

“Terima kasih Pak Andre Rosiade yang sudah memperjuangkan pembangunan jalan dan jembatan ini. Kami sedang berusaha menuelesaikan AMDAL yang ternyara membutuhkan waktu enam bulan. Juga soal hutan lindung dan lainnya, kami akan usahakan segera,” kata Welly.

Welly menambahkan, proses AMDAL diperkirakan paling cepat rampung dalam waktu enam bulan dan baru dapat diselesaikan sekitar Juli 2026. Ia juga menegaskan bahwa persoalan banjir di Pasaman telah terjadi hampir setiap tahun selama sekitar 30 tahun terakhir dan membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Andre Rosiade menutup kunjungannya dengan menegaskan komitmennya untuk membantu seluruh kepala daerah di Sumatera Barat tanpa memandang latar belakang politik, demi percepatan pembangunan dan kepentingan masyarakat. Ia juga menyampaikan pesan kebersamaan “Basamo mangko manjadi” sebagai simbol kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

ShareTweet
Previous Post

Anies Baswedan Ucapkan Selamat atas Pengukuhan Prof Zainal Arifin Mochtar sebagai Guru Besar Hukum UGM

Next Post

Rusak Akibat Banjir, Pemprov Sumbar Alokasikan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi Banda Gadang Solok

Redaksi

Redaksi

Next Post
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat bergotong royong membersihkan sedimen lumpur di saluran irigasi Banda Gadang bersama warga Lima Nagari.

Rusak Akibat Banjir, Pemprov Sumbar Alokasikan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi Banda Gadang Solok

Andre Rosiade

Pasca Penertiban PETI, Antrean Solar Subsidi di Pasaman Tak Terlihat Lagi

Gubernur Sumbar hadiri Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera yang digelar Kemendagri di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Pascabencana Sumbar, Mahyeldi Laporkan Progres Rehabilitasi ke Satgas Nasional

Remaja 15 Tahun di Solok Alami Luka Serius Usai Tersangkut Mesin Peras Kelapa (Dok. Ist)

Remaja 15 Tahun di Solok Alami Luka Serius Usai Tersangkut Mesin Peras Kelapa

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi (Dok. Diskominfotik Sumbar)

Kunjungi SLBN 1 Payakumbuh, Sekdaprov Sumbar Dorong Penguatan Pendidikan Khusus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPRD Kota Pariaman bersama Forkopimda dan pimpinan OPD mengikuti rapat paripurna penetapan Perda APBD-P TA 2025. (Dok: Pemko Pariaman)

DPRD dan Pemko Pariaman Tetapkan Perda APBD-P TA 2025

20 Agustus 2025
Sumber: Instagram @eriksonjkambari

Kreativitas dalam Seni Tradisional Minangkabau

4 Mei 2025
Rangkayo Rajo Sampono, Pucuk Adat Nagari Katapiang saat memberi sambutan pada acara Pekan Budaya Nagari Katapiang Baghalek Gadang

Pemekaran Padang Pariaman Selatan Kian Dekat, Panitia Tunggu SK untuk Deklarasi

21 Agustus 2025
Kegiatan Psychological First Aid, Gerakan Pendampingan Psikososial Kolaborasi Antar Komunitas (Foto: Muhammad N. Chaniago/Sumbar Zone)

Kolaborasi Komunitas Hadirkan Ruang Aman Psikososial untuk Anak Penyintas Bencana di Padang

14 Desember 2025
Bakso Lava Viral

Bakso Lava Viral di Kota Padang yang Mengguncang Lidah: Teras Kelapa

Air Terjun Nyarai

Keindahan Air Terjun Nyarai Gamaran: Surga Tersembunyi di Sumatera Barat

Danau Talang

Danau Talang: Destinasi Wisata Alam Indah di Sumatera Barat

Di bawah langit jingga, Istano Basa Pagaruyung bercerita tentang sejarah, kemegahan, dan keabadian budaya. (Foto: @rudyci2016)

Fakta Sejarah Istano Basa Pagaruyung

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026

Berita Terkait

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026
  • Home
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Hubungi Kami: +62 877-3827-4008

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In