Sabtu, Januari 31, 2026
  • Login
Sumbarzone
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
Sumbarzone
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Kolom & Opini
Home Travel Pariwisata & Kuliner

Ampiang Dadiah: Kuliner Khas Minangkabau

Nabilah by Nabilah
25/06/2024
in Pariwisata & Kuliner
A A
0
Ampiang Dadiah (Foto: Istimewa)

Ampiang Dadiah (Foto: Istimewa)

FacebookTwitter

Ampiang Dadiah adalah salah satu kuliner khas Sumatra Barat yang sangat digemari oleh masyarakat karena rasanya yang enak dan menyegarkan.

Hidangan ini merupakan perpaduan antara ampiang (emping) dari beras ketan yang dipipihkan dan dadiah, yaitu yoghurt tradisional yang dibuat dari susu fermentasi. Kombinasi ini menciptakan sajian yang tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan nilai gizi.

Asal Usul dan Sejarah

Nama Ampiang Dadiah berasal dari bahasa Minang, di mana “ampiang” berarti berdekatan dan “dadiah” berarti susu yang dikentalkan atau susu fermentasi.

Tradisi pembuatan dadiah di Minangkabau sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Dadiah sendiri adalah susu kerbau yang difermentasi secara alami dalam batang bambu yang ditutup dengan daun pisang atau daun waru.

Proses fermentasi ini memakan waktu 2-3 hari dan menghasilkan krim padat bertekstur lembut dengan rasa yang asam. Uniknya, fermentasi ini berlangsung secara spontan tanpa memerlukan tambahan kultur mikroba tertentu.

Proses Pembuatan Ampiang Dadiah

1. Pembuatan Dadiah

Susu kerbau atau susu sapi segar dituangkan ke dalam batang bambu yang sudah dibersihkan. Tabung tersebut kemudian ditutup dengan daun pisang dan dibiarkan di suhu ruang selama 2-3 hari hingga terjadi proses fermentasi alami.

Salah satu pedagang dadiah mengatakan bahwa untuk membuat dadiah sebanyak 20 batang bambu, diperlukan susu dari 3 ekor kerbau.

Dadiah hanya bisa dibuat dengan susu kerbau segar yang baru diperah. Susu segar ini disaring terlebih dahulu, kemudian ditampung dalam batang bambu sepanjang 20-30 cm.
Berbeda dengan yoghurt biasa yang bersifat cair dan sedikit mengental, dadiah cenderung bertekstur padat dan mengeras.

2. Pembuatan Ampiang

Beras ketan yang sudah direbus atau disangrai kemudian ditumbuk hingga hancur dan pipih. Setelah itu, ampiang dikeringkan di bawah sinar matahari.

Proses pemipihan ampiang dilakukan saat beras ketan masih panas setelah direbus kering.

3. Penyajian

Amping Dadiah Biasanya disajikan dengan gula tebu cair atau gula merah cair untuk menambah cita rasa manis dan gurih.

Selain itu, ampiang dadiah juga sering dibubuhkan kelapa parut untuk memperkaya rasa dan tekstur.

Setiap batang bambu berisi dadiah bisa digunakan untuk membuat hingga 15 porsi Ampiang Dadiah. Harganya berkisar antara Rp70.000 hingga Rp100.000 per batang, tergantung pada diameter bambunya.

Manfaat Kesehatan

Dadiah dipercaya memiliki banyak khasiat, seperti menambah stamina, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Proses fermentasi alami pada dadiah menghasilkan probiotik yang baik untuk pencernaan. Susu kerbau atau sapi yang digunakan juga diketahui mengandung lebih banyak kalsium dan protein, sehingga baik untuk kesehatan tulang dan otot.

Perhatian Dunia Internasional

Keunikan Ampiang Dadiah juga menarik perhatian chef kenamaan dunia, Gordon Ramsay. Saat berkunjung ke Indonesia dan mampir ke Padang, ia tertarik dengan yoghurt khas Minang ini. Bersama pakar kuliner Indonesia.

William Wongso, Gordon Ramsay mempelajari pengolahan makanan-makanan khas Indonesia, seperti rendang hingga ampiang dadiah.

Kedatangannya ke Indonesia bertujuan untuk pembuatan salah satu acara yang tayang di National Geographic Channel pada 2020 lalu.

Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Ampiang Dadiah bukan hanya sekedar makanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya Minangkabau yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai kearifan lokal.

Sayangnya, popularitas makanan cepat saji dan modernisasi telah membuat hidangan ini semakin jarang ditemui.

Upaya pelestarian perlu terus dilakukan, salah satunya melalui pengenalan kepada generasi muda serta promosi di berbagai acara kuliner.

Dengan begitu, Ampiang Dadiah dapat terus dinikmati dan dikenang sebagai salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang membanggakan.

Ampiang Dadiah adalah bukti nyata kekayaan kuliner Minangkabau yang harus kita jaga dan lestarikan.

Dengan cita rasanya yang unik serta manfaat kesehatannya, hidangan ini layak untuk terus diperkenalkan kepada dunia.

Mari kita bangga dan menjaga warisan kuliner ini agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi selanjutnya.

ShareTweet
Previous Post

Mengenal Batusangkar: Kota Budaya Yang Bersejarah

Next Post

Jembatan Siti Nurbaya: Legenda dan Spot Instagramable

Nabilah

Nabilah

Next Post
Jembatan Siti Nurbaya Disinari Lampu

Jembatan Siti Nurbaya: Legenda dan Spot Instagramable

Rumah Makan Lamun Ombak

5 Rumah Makan Padang Terfavorit di Sumatera Barat

Mumu Kopi

MUMU KOPI: Tempat Nongkrong Favorit di Dekat Kampus UNP

Keindahan Pantai di Kota Padang

6 Pantai di Kota Padang dengan Pesona Paling Menggoda

Salaju Sampan: Budaya yang Lama Hilang di Kampung Apar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPRD Kota Pariaman bersama Forkopimda dan pimpinan OPD mengikuti rapat paripurna penetapan Perda APBD-P TA 2025. (Dok: Pemko Pariaman)

DPRD dan Pemko Pariaman Tetapkan Perda APBD-P TA 2025

20 Agustus 2025
Sumber: Instagram @eriksonjkambari

Kreativitas dalam Seni Tradisional Minangkabau

4 Mei 2025
Rangkayo Rajo Sampono, Pucuk Adat Nagari Katapiang saat memberi sambutan pada acara Pekan Budaya Nagari Katapiang Baghalek Gadang

Pemekaran Padang Pariaman Selatan Kian Dekat, Panitia Tunggu SK untuk Deklarasi

21 Agustus 2025
Kegiatan Psychological First Aid, Gerakan Pendampingan Psikososial Kolaborasi Antar Komunitas (Foto: Muhammad N. Chaniago/Sumbar Zone)

Kolaborasi Komunitas Hadirkan Ruang Aman Psikososial untuk Anak Penyintas Bencana di Padang

14 Desember 2025
Bakso Lava Viral

Bakso Lava Viral di Kota Padang yang Mengguncang Lidah: Teras Kelapa

Air Terjun Nyarai

Keindahan Air Terjun Nyarai Gamaran: Surga Tersembunyi di Sumatera Barat

Danau Talang

Danau Talang: Destinasi Wisata Alam Indah di Sumatera Barat

Di bawah langit jingga, Istano Basa Pagaruyung bercerita tentang sejarah, kemegahan, dan keabadian budaya. (Foto: @rudyci2016)

Fakta Sejarah Istano Basa Pagaruyung

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026

Berita Terkait

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026
  • Home
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Hubungi Kami: +62 877-3827-4008

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In