Senin, Desember 1, 2025
  • Login
Sumbarzone
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
Sumbarzone
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Kolom & Opini
Home Nasional

Rendahnya Kemampuan Membaca Jam Analog Anak Indonesia, Mendikdasmen Soroti Numerasi

Redaksi by Redaksi
19 Agustus 2025
in Nasional, Pendidikan
0
Mendikdasmen

Mendikdasmen

FacebookTwitter

Sumbarzone.com – Pemerintah menyoroti rendahnya kemampuan numerasi anak-anak Indonesia, salah satunya tercermin dari kesulitan membaca jam analog. Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat peluncuran Gerakan Numerasi Nasional di SDN 04 Meruya, Jakarta Barat, Selasa (19/8/2025).

Dilansir dari Liputan6.com, Mu’ti mengatakan, “Saya menengarai, sebagian anak-anak kita tidak mampu membaca jam analog. Membaca jam digital bisa karena ada angkanya, tapi jam analog dengan jarum panjang dan pendek, tidak semuanya bisa membaca.”

Mendikdasmen menegaskan, kemampuan membaca jam analog bukan hanya soal mengenal waktu, tetapi juga melatih anak memahami sudut, posisi, dan keterampilan berhitung dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan, “Padahal dari situ, anak tidak hanya tahu jam berapa, tapi juga bisa memahami sudut-sudut pergerakan jarum jam. Itu juga bagian dari numerasi.”

Selain itu, Mu’ti menyoroti ketergantungan anak-anak pada kalkulator. “Jangan sampai ketika ada pertanyaan 4×4 sama dengan 16, harus pakai kalkulator. Kebiasaan-kebiasaan numerasi sederhana ini harus dibangun kembali,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membuat matematika menyenangkan. “Dulu matematika sering disebut mati-matian, gurunya juga mengajarkan dengan cara yang bikin mumet. Akhirnya jadi momok. Kita harus ubah itu. Matematika harus diajarkan dengan cara yang menyenangkan, joyfull, bahkan lewat cerita dan narasi,” jelas Mu’ti.

Mu’ti berharap gerakan numerasi dapat membangkitkan kecintaan anak-anak pada matematika sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

ShareTweet
Previous Post

Wakil Ketua DPR Dasco Ahmad: Masyarakat Tak Perlu Takut Putar Musik Meski Polemik Royalti

Next Post

Twisted Minds Juara Dunia PUBG di Esports World Cup 2025, Gen.G Esports Tertahan di Final

Redaksi

Redaksi

Next Post
Twisted Minds (Sumber: Gamereactor)

Twisted Minds Juara Dunia PUBG di Esports World Cup 2025, Gen.G Esports Tertahan di Final

FIFAe Final 2025 Riyadh

FIFAe Finals 2025 Digelar di Riyadh, Format Baru dan Hadiah Besar Jadi Sorotan Dunia Esports

Gunung Talang

Klarifikasi Pokdarwis: Video Pendaki Gunung Talang Diduga Berbuat Terlarang Dipastikan Hoaks

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah

Mahyeldi Pastikan Sumbar Tak Akan Naikkan Pajak PBB, Fokus Tingkatkan Investasi

Foto Bupati John Kenedy Azis saat audiensi di kantor Kementerian Perumahan, menandatangani atau menyerahkan dokumen proposal.

Bupati Padang Pariaman Ajukan BSPS dan Penanganan Kawasan Kumuh ke Kementerian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sumber: Instagram @eriksonjkambari

Kreativitas dalam Seni Tradisional Minangkabau

4 Mei 2025
Rangkayo Rajo Sampono, Pucuk Adat Nagari Katapiang saat memberi sambutan pada acara Pekan Budaya Nagari Katapiang Baghalek Gadang

Pemekaran Padang Pariaman Selatan Kian Dekat, Panitia Tunggu SK untuk Deklarasi

21 Agustus 2025
Mumu Kopi

MUMU KOPI: Tempat Nongkrong Favorit di Dekat Kampus UNP

17 November 2024

Kejadian Kebakaran Pasar Payakumbuh Hanguskan 300 Toko dan 250 Lapak

26 Agustus 2025
Bakso Lava Viral

Bakso Lava Viral di Kota Padang yang Mengguncang Lidah: Teras Kelapa

Air Terjun Nyarai

Keindahan Air Terjun Nyarai Gamaran: Surga Tersembunyi di Sumatera Barat

Danau Talang

Danau Talang: Destinasi Wisata Alam Indah di Sumatera Barat

Di bawah langit jingga, Istano Basa Pagaruyung bercerita tentang sejarah, kemegahan, dan keabadian budaya. (Foto: @rudyci2016)

Fakta Sejarah Istano Basa Pagaruyung

Wabup Padang Pariaman Serahkan Tali Asih kepada 70 Veteran di Hari Pahlawan ke-80

10 November 2025
Wali Kota Padang - Fadly Amran

Wali Kota Padang Tekankan Kontribusi Anak Bangsa di Hari Pahlawan 2025

10 November 2025
Humas UNP

UNP Gelar Peringatan Hari Pahlawan di Lobby Rektorat Akibat Hujan

10 November 2025

Harmoni Sinergi dan Inovasi Mahasiswa di Ulang Tahun IDI ke-75

29 Oktober 2025

Berita Terkait

Wabup Padang Pariaman Serahkan Tali Asih kepada 70 Veteran di Hari Pahlawan ke-80

10 November 2025
Wali Kota Padang - Fadly Amran

Wali Kota Padang Tekankan Kontribusi Anak Bangsa di Hari Pahlawan 2025

10 November 2025
Humas UNP

UNP Gelar Peringatan Hari Pahlawan di Lobby Rektorat Akibat Hujan

10 November 2025

Harmoni Sinergi dan Inovasi Mahasiswa di Ulang Tahun IDI ke-75

29 Oktober 2025
  • Home
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Hubungi Kami: +62 877-3827-4008

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In