Selasa, Februari 10, 2026
  • Login
Sumbarzone
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
Sumbarzone
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Kolom & Opini
Home Berita Terkini Padang

Ekonomi Sumbar 2025 Tumbuh 3,37 Persen, Melambat Dibanding Tahun Sebelumnya

Redaksi by Redaksi
06/02/2026
in Padang
A A
0
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Nurul Hasanudin saat menyampaikan Berita Resmi Statistik, Kamis 5 Februari 2026 (Foto: Humas BPS Sumbar)

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Nurul Hasanudin saat menyampaikan Berita Resmi Statistik, Kamis 5 Februari 2026 (Foto: Humas BPS Sumbar)

FacebookTwitter

Padang | SumbarZone.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat pertumbuhan ekonomi Sumbar pada 2025 sebesar 3,37 persen, melambat dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai 4,37 persen. Perlambatan ini mencerminkan masih rapuhnya mesin pertumbuhan daerah, terutama dari sisi belanja pemerintah dan investasi.

Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, menyampaikan hal tersebut dalam Berita Resmi Statistik (BRS), Kamis (5/2/2026). Ia menjelaskan, dari sisi produksi, sektor Jasa Keuangan dan Asuransi mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 15,58 persen, namun lonjakan sektor ini belum cukup kuat untuk menahan pelemahan sektor-sektor strategis lainnya.

Dari lima sektor unggulan perekonomian Sumbar, tiga sektor—Pertanian, Perdagangan, dan Industri Pengolahan—masih menunjukkan tren pertumbuhan positif. Sementara dua sektor lain yang selama ini berperan besar dalam pergerakan ekonomi daerah, yakni Transportasi dan Konstruksi, justru menjadi titik perhatian karena kinerjanya melemah.

Belanja Pemerintah Tertekan, Ekspor Jadi Penopang

Dari sisi pengeluaran, Nurul mengungkapkan bahwa investasi fisik dan konsumsi pemerintah mengalami kontraksi sepanjang 2025. Belanja pemerintah tercatat turun 4,51 persen, mencerminkan rendahnya daya dorong fiskal terhadap perekonomian daerah.

Sebaliknya, kinerja ekspor luar negeri menjadi penopang utama pertumbuhan dengan lonjakan hingga 17,06 persen. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh meningkatnya volume ekspor Crude Palm Oil (CPO) yang mengangkat kinerja sektor industri pengolahan.

“Dari lima sektor unggulan, hanya tiga yang mampu menjaga tren positif. Dua sektor lainnya—transportasi dan konstruksi—perlu perhatian serius karena berpengaruh langsung terhadap pergerakan ekonomi daerah,” ujar Nurul.

Ia menambahkan, kontraksi belanja pemerintah sebagian tertahan oleh pertumbuhan Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 3,2 persen, yang ditopang aktivitas lembaga non-profit.

Serapan Anggaran Masih Jadi Masalah

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumbar, Mohammad Dody Fachrudin, menilai bahwa persoalan utama pada 2025 bukan hanya pada besaran anggaran, tetapi pada kualitas belanja dan kecepatan penyerapan anggaran, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia menyebutkan, realisasi belanja negara di Sumbar pada 2025 mencapai 96,28 persen dari pagu, masuk kategori sangat baik. Namun, kualitas belanja dinilai masih perlu ditingkatkan agar benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Dengan kondisi fiskal yang terbatas, tantangannya bukan lagi sekadar membelanjakan anggaran, tetapi memastikan belanja tersebut berkualitas dan tepat sasaran,” kata Dody.

Pada 2026, belanja negara di Sumbar melalui APBN ditetapkan sebesar Rp29,74 triliun, dengan fokus pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan penguatan infrastruktur. Sementara itu, APBD Sumatera Barat diproyeksikan mencapai Rp6,3 miliar dari sisi pendapatan dan Rp6,4 miliar dari sisi belanja daerah.

Dody menegaskan, percepatan belanja di awal tahun menjadi kunci agar perlambatan ekonomi seperti 2025 tidak kembali terulang.

“Komitmen kami di 2026 adalah percepatan belanja sejak awal tahun, supervisi program yang lebih ketat, dan digitalisasi pembayaran. Jangan sampai pola keterlambatan belanja seperti tahun lalu terulang kembali,” ujarnya.

ShareTweet
Previous Post

Beberapa Nama Warga Indonesia Muncul dalam Dokumen Jeffrey Epstein

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPRD Kota Pariaman bersama Forkopimda dan pimpinan OPD mengikuti rapat paripurna penetapan Perda APBD-P TA 2025. (Dok: Pemko Pariaman)

DPRD dan Pemko Pariaman Tetapkan Perda APBD-P TA 2025

20 Agustus 2025
Poster Diskusi Kader : Talkshow Nasional

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Sumber: Instagram @eriksonjkambari

Kreativitas dalam Seni Tradisional Minangkabau

4 Mei 2025
Rangkayo Rajo Sampono, Pucuk Adat Nagari Katapiang saat memberi sambutan pada acara Pekan Budaya Nagari Katapiang Baghalek Gadang

Pemekaran Padang Pariaman Selatan Kian Dekat, Panitia Tunggu SK untuk Deklarasi

21 Agustus 2025
Bakso Lava Viral

Bakso Lava Viral di Kota Padang yang Mengguncang Lidah: Teras Kelapa

Air Terjun Nyarai

Keindahan Air Terjun Nyarai Gamaran: Surga Tersembunyi di Sumatera Barat

Danau Talang

Danau Talang: Destinasi Wisata Alam Indah di Sumatera Barat

Di bawah langit jingga, Istano Basa Pagaruyung bercerita tentang sejarah, kemegahan, dan keabadian budaya. (Foto: @rudyci2016)

Fakta Sejarah Istano Basa Pagaruyung

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Nurul Hasanudin saat menyampaikan Berita Resmi Statistik, Kamis 5 Februari 2026 (Foto: Humas BPS Sumbar)

Ekonomi Sumbar 2025 Tumbuh 3,37 Persen, Melambat Dibanding Tahun Sebelumnya

6 Februari 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bersama Jeffrey Epstein (tengah). (Supplied: House Oversight Committee Democrats)

Beberapa Nama Warga Indonesia Muncul dalam Dokumen Jeffrey Epstein

6 Februari 2026

Tol Sicincin/Kayu Tanam – Bukittinggi Dibagi Dua Segmen, Biaya Diperkirakan Rp25,23 Triliun

4 Februari 2026
Poster Diskusi Kader : Talkshow Nasional

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026

Berita Terkait

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Nurul Hasanudin saat menyampaikan Berita Resmi Statistik, Kamis 5 Februari 2026 (Foto: Humas BPS Sumbar)

Ekonomi Sumbar 2025 Tumbuh 3,37 Persen, Melambat Dibanding Tahun Sebelumnya

6 Februari 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bersama Jeffrey Epstein (tengah). (Supplied: House Oversight Committee Democrats)

Beberapa Nama Warga Indonesia Muncul dalam Dokumen Jeffrey Epstein

6 Februari 2026

Tol Sicincin/Kayu Tanam – Bukittinggi Dibagi Dua Segmen, Biaya Diperkirakan Rp25,23 Triliun

4 Februari 2026
Poster Diskusi Kader : Talkshow Nasional

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
  • Home
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Hubungi Kami: +62 877-3827-4008

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In