Sabtu, Januari 31, 2026
  • Login
Sumbarzone
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini
No Result
View All Result
Sumbarzone
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Kolom & Opini
Home Berita Terkini

Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp33,5 Triliun, Infrastruktur Paling Parah Terdampak

Redaksi by Redaksi
16/01/2026
in Berita Terkini
A A
0
Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp33,5 Triliun, Infrastruktur Paling Parah Terdampak

Kerugian Bencana di Sumbar Tembus Rp33,5 Triliun, Infrastruktur Paling Parah Terdampak

FacebookTwitter

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mencatat total kerusakan dan kerugian akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 mencapai Rp33,5 triliun. Dari angka tersebut, sektor infrastruktur menjadi yang paling terdampak.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyebutkan bahwa total kerusakan mencapai Rp15,63 triliun, sementara nilai kerugian ekonomi tercatat Rp17,91 triliun.

“Angka ini menunjukkan besarnya beban yang harus ditanggung daerah dan menjadi dasar penting dalam perencanaan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (16/1/2026).

Ia menjelaskan, sektor infrastruktur mengalami dampak paling besar dengan nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp14,16 triliun. Kondisi ini dinilai sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat, mengingat infrastruktur merupakan penopang utama mobilitas dan pelayanan publik.

Selain itu, sektor permukiman juga mengalami kerusakan signifikan dengan nilai mencapai Rp1,45 triliun, yang mencerminkan dampak langsung bencana terhadap kehidupan warga di lingkungan tempat tinggal mereka.

Di sektor ekonomi, pemerintah mencatat kerusakan sebesar Rp813 miliar dan kerugian mencapai Rp1,46 triliun, yang berdampak pada terganggunya aktivitas usaha serta mata pencaharian masyarakat. Sementara sektor sosial mencatat kerusakan Rp347 miliar dan kerugian Rp255 miliar.

Berdasarkan data dari 16 kabupaten dan kota terdampak, Kabupaten Agam menjadi daerah dengan kerugian dan kerusakan terbesar, yakni mencapai Rp10,49 triliun. Disusul Kabupaten Padang Pariaman sebesar Rp5,48 triliun, serta Kota Padang dengan total Rp4,88 triliun.

Daerah lain yang juga mengalami dampak besar antara lain Kabupaten Solok dengan kerugian dan kerusakan Rp3,09 triliun, Kabupaten Tanah Datar sebesar Rp2,94 triliun, dan Kabupaten Pesisir Selatan mencapai Rp1,56 triliun.

“Angka-angka ini menjadi gambaran nyata besarnya upaya yang diperlukan untuk memulihkan kondisi masyarakat dan berbagai sektor yang terdampak bencana,” kata Mahyeldi.

ShareTweet
Previous Post

Diduga Konsumsi Sabu, Sepasang Remaja Diamankan Polisi di Hotel Wilayah Pessel

Next Post

Kementan Jadikan Solok Sentra Pemulihan Pertanian Sumbar Lewat Program Padat Karya

Redaksi

Redaksi

Next Post
Aksi penanaman bibit serentak yang terhubung secara daring dengan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, di Kabupaten Solok, Sumbar, Kamis, 15 Januari 2026/Dok. Diskominfotik Sumbar

Kementan Jadikan Solok Sentra Pemulihan Pertanian Sumbar Lewat Program Padat Karya

Maigus Nasir, Wakil Walikota Padang

Maigus Nasir Dorong Kepala Sekolah di Padang Sukseskan Program Smart Surau

Atlet Hapkido Payakumbuh yang akan bertanding pada pagelaran Porprov Sumbar 2026. (Foto: Irfan/Padeks)

Hapkido Payakumbuh Targetkan Lima Emas di Porprov Sumbar 2026

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri proses pemasangan pipanisasi air bersih bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Jorong Muaro Ambius, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Tanah Datar, Sabtu (17/1/2026). [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pemasangan Pipa Air Bersih untuk Korban Banjir Bandang di Tanah Datar

Anggota Brimob Polda Sumbar sedang mengevakuasi tulang di Simpang Dingin, Jorong Subarang Aia, Nagari atau Desa Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (16/1/2026). HO-Polsek Palembayan.

Tiga Potong Tulang Diduga Manusia Ditemukan di Lokasi Banjir Bandang Salareh Aia Agam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPRD Kota Pariaman bersama Forkopimda dan pimpinan OPD mengikuti rapat paripurna penetapan Perda APBD-P TA 2025. (Dok: Pemko Pariaman)

DPRD dan Pemko Pariaman Tetapkan Perda APBD-P TA 2025

20 Agustus 2025
Sumber: Instagram @eriksonjkambari

Kreativitas dalam Seni Tradisional Minangkabau

4 Mei 2025
Rangkayo Rajo Sampono, Pucuk Adat Nagari Katapiang saat memberi sambutan pada acara Pekan Budaya Nagari Katapiang Baghalek Gadang

Pemekaran Padang Pariaman Selatan Kian Dekat, Panitia Tunggu SK untuk Deklarasi

21 Agustus 2025
Kegiatan Psychological First Aid, Gerakan Pendampingan Psikososial Kolaborasi Antar Komunitas (Foto: Muhammad N. Chaniago/Sumbar Zone)

Kolaborasi Komunitas Hadirkan Ruang Aman Psikososial untuk Anak Penyintas Bencana di Padang

14 Desember 2025
Bakso Lava Viral

Bakso Lava Viral di Kota Padang yang Mengguncang Lidah: Teras Kelapa

Air Terjun Nyarai

Keindahan Air Terjun Nyarai Gamaran: Surga Tersembunyi di Sumatera Barat

Danau Talang

Danau Talang: Destinasi Wisata Alam Indah di Sumatera Barat

Di bawah langit jingga, Istano Basa Pagaruyung bercerita tentang sejarah, kemegahan, dan keabadian budaya. (Foto: @rudyci2016)

Fakta Sejarah Istano Basa Pagaruyung

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026

Berita Terkait

Gizi, Kuasa, dan Daulat Daerah: Menguji Nalar Kebijakan Makan Bergizi Gratis

30 Januari 2026
Batang Anai FC kontra PSPP dalam laga Liga 4 Sumbar 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (22/1/2026). (Foto: Istimewa)

Batang Anai FC Takluk 0-5 dari PSPP di Laga Perdana Liga 4 Sumbar

23 Januari 2026
Tim Basarnas saat mengangkut jenazah nelayan bernama Dedy Fernando asal Nagari Sunua Barat, yang ditemukan Rabu sore (21/1). (Dok Basarnas)

Nelayan Sunur Barat Ditemukan Meninggal di Muaro Sunua, Operasi SAR Dihentikan

23 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Enam Beroperasi di Sumatera Barat

21 Januari 2026
  • Home
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Hubungi Kami: +62 877-3827-4008

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Travel
  • Kolom & Opini

© 2025 Sakomedia.ID - PT. Sako Media Digital

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In