PADANG – Muda Cita Indonesia Foundation berkolaborasi dengan Purejoy, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat, dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sumatera Barat menggelar kegiatan pendampingan psikososial dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (11/1/2026).
Kegiatan ini menyasar pemulihan kesehatan mental dan fisik warga, khususnya anak-anak yang terdampak bencana. Pendampingan psikososial dilakukan melalui aktivitas bermain, edukasi, dan interaksi positif guna membantu anak-anak memulihkan rasa aman, kepercayaan diri, serta keceriaan mereka.
Selain pendampingan psikososial, kegiatan ini juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan pascabencana.
Founder Muda Cita Indonesia Foundation, M.N Chaniago, dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling rentan terdampak bencana, sehingga membutuhkan pendampingan khusus agar tidak mengalami trauma berkepanjangan.
“Pendampingan psikososial ini menjadi langkah awal untuk memulihkan kondisi mental anak-anak. Kami ingin menghadirkan ruang yang aman, hangat, dan penuh keceriaan agar mereka kembali tersenyum dan berani menatap masa depan,” ujar M.N Chaniago.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas lembaga dan komunitas menjadi kunci utama dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Ummul Hanifah Putri, perwakilan dari IZI Sumatera Barat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen IZI dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, tidak hanya dari sisi bantuan materi, tetapi juga kesehatan dan psikososial.
“Pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan bantuan logistik. Dukungan kesehatan dan pendampingan psikososial, terutama bagi anak-anak dan keluarga, sangat penting agar masyarakat bisa bangkit secara utuh,” tuturnya.
Dalam kegiatan ini, anak-anak juga menerima dukungan Paket Buku Cerita dari Komunitas Esensi sebagai sarana edukatif dan terapi membaca untuk menumbuhkan imajinasi, semangat belajar, serta keceriaan di tengah masa pemulihan.
Adapun pendanaan kegiatan ini didukung oleh MTT Sumbagteng dan IZI Sumbar yang berperan penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan optimal.
Kegiatan ini turut didukung oleh Volunteer dari kalangan mahasiswa, bidan dan tenaga kesehatan yang berperan aktif dalam pelaksanaan dan pendampingan di lapangan.
Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut. Anak-anak dan orang tua tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan.
Melalui sinergi berbagai pihak ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kota Padang dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak. (*mn)
















