Pesisir Selatan, Sumbarzone – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan memperkuat upaya pendidikan politik bagi generasi muda dengan menjalin kerja sama bersama Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa (13/1/2026).
MoU tentang Pengembangan Pengawasan Partisipatif melalui Program Kelas Pemilu tersebut digelar di Aula SMKN 1 Painan. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Pesisir Selatan Afriki Musmaidi dan Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah VII Sumbar Muslim Arif.
Ketua Bawaslu Pesisir Selatan, Afriki Musmaidi, mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam menjalankan fungsi pendidikan politik, meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan Pemilu.
“Kendati tidak dalam tahapan Pemilu, Bawaslu Pesisir Selatan tetap aktif memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya pelajar, melalui Program Kelas Pemilu. Tujuannya adalah mencetak pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berintegritas,” ujar Afriki.
Ia menjelaskan, Program Kelas Pemilu sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah sekolah, seperti SMAN 3 Painan, MAN 2 Pesisir Selatan, dan SMKN 1 Painan. Ke depan, program tersebut akan diperluas ke seluruh SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain Kelas Pemilu, Bawaslu Pesisir Selatan juga menjalankan sejumlah program edukatif lainnya, seperti Bawaslu Mengudara dan podcast Baraja Pemilu, yang bertujuan menanamkan nilai-nilai demokrasi serta mendorong pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat, Muslim Arif, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kelas Pemilu di lingkungan sekolah. Menurutnya, program tersebut dapat dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan edukatif.
“Dengan adanya MoU ini, kami berharap kualitas demokrasi ke depan semakin baik. Kami mendukung penuh program Bawaslu Pesisir Selatan,” kata Muslim.
Ia berharap pendidikan politik tidak hanya diberikan kepada siswa kelas XII, tetapi menjangkau seluruh peserta didik. Terkait teknis pelaksanaan, Muslim meminta pihak sekolah berkoordinasi langsung dengan Bawaslu Pesisir Selatan.
Penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Pesisir Selatan Bambang Putra Niko dan Syafrizal, Kepala Sekretariat Rinaldi, Kasubag Pengawasan Ashari, perwakilan Cabdin Pendidikan, serta seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Pesisir Selatan.
















